Bingung Cara Bersyukur Seperti Apa? Coba Metode H.E.A.L

  Artikel: Zahara S. Abdullah            Design: Sarah Sofia

Artikel:  Zahara S. Abdullah
Editor:  Gabriella Santoso
Design:  Sarah Sofia

Saat manusia sedang beranjak dewasa, ada satu hal yang mungkin mereka sadari, atau mungkin belum mereka sadari, bahwa tekanan dalam hidup akan semakin sering mereka alami seiring bertambahnya umur dan hidup tidak akan seringan saat mereka masih kanak-kanak atau remaja dulu. Saat manusia terlalu berfokus dalam melewati setiap tekanan yang mereka alami tersebut, setiap kebaikan kecil yang mereka alami pun tidak terhitung dan lupa untuk disyukuri.

Rick Hanson, penulis buku Hardwiring Happiness (2014), memperkenalkan metode H.E.A.L untuk melatih rasa syukur.

HHave a positive experience (Alami pengalaman positif)

EEnrich the experience (Kuatkan pengalaman tersebut)

AAbsorb the experience (Resapi pengalaman tersebut)

LLink positive and negative material (Hubungkan pengalaman positif dengan negative)

Metode ini menunjukkan bagaimana kita dapat menjadi kuat dengan bersyukur tanpa mengesampingkan kejadian buruk yang pernah kita alami dan membuat kita jadi lebih kuat dalam menghadapi kesulitan serta menghargai segala kebaikan saat kita menghadapi kemudahan. Metode ini juga melatih kita untuk memasukkan hal baik (taking in the good) ke dalam diri kita.

1. Have a positive experience (Alami pengalaman positif)

Sadari setiap hal baik yang sedang terjadi atau pernah terjadi padamu, seperti kenikmatan fisik, kebulatan tekad terhadap sesuatu yang menjadi ambisimu, atau rasa kedekatan pada seseorang. Atau kamu bisa menciptakan sendiri kebaikan tersebut, dengan memikirkan hal-hal yang dapat kamu syukuri seperti kehadiran temanmu atau mengingat tugas yang sudah kamu selesaikan. Jadikan pemikiran-pemikiran ini sebagai reward untukmu secara emosional. Pemikiran-pemikiran tersebut dapat membuatmu mengapresiasi diri sendiri dan dapat lebih percaya diri dalam menghadapi apapun.

2. Enrich the experience (Kuatkan pengalaman tersebut)

Pertahankan pengalaman positif tersebut dalam dirimu selama lima sampai sepuluh detik atau lebih. Buka hatimu untuk memperkuat semua perasaan tersebut hingga memenuhi pikiranmu juga. Nikmati persaan itu. Sadari bahwa pengalaman positif itu relevan dengan dirimu secara pribadi, bagaimana pengalaman tersebut dapat membantumu atau membuat perubahan dalam hidupmu.

3. Absorb the experience (Resapi pengalaman tersebut)

Resapi pengalaman tersebut. Biarkan perasaan itu berlabuh di pikiranmu dan jadikan hal itu penenang untuk dirimu, atau bahkan sebagai perhiasan yang sangat kamu hargai di dalam hatimu. Jadikan pengalaman positifmu menjadi bagian dari dirimu dan juga perbekalan yang bisa kamu bawa kemanapun kamu pergi dalam hidup ini.

4. Link positive and negative material (Hubungkan pengalaman positif dengan negative)

Saat kamu dapat menyadari pengalaman positif dalam dirimu secara jelas dan stabil, sadari pula sesuatu yang negatif di balik semua pengalaman tersebut. Contohnya, saat kamu merasa diterima dan disukai akhir-akhir ini, jangan lupa untuk menyadari bagaimana rasanya saat kamu merasa kesepian di masa lalu. Saat pengalaman negative sedang memenuhi perhatianmu, hentikan dan fokuskan dirimu terhadap perasaan dan pengalaman positif seperti obat untuk perasaan negatif; dan jika pengalaman positif sedang memenuhi perhatianmu, biarkan juga pengalaman negatif muncul dalam kesadaranmu sebagai tanda bahwa pengalaman negatif akan berlalu dan digantikan oleh pengalaman positif. Bayangkan pengalaman positif itu secara besar dan kuat, sedangkan pengalaman negative hanya secara kecil dan berada di balik segalanya. Dengan begini, kamu tidak hanya memanjakan dirimu dengan pengalaman positif saja atau menyiksa dirimu dengan pengalaman negative saja, namun melatih dirimu untuk lebih mawas diri dalam menghadapi setiap keadaan.

Metode ini mengajarkan kita untuk menghargai setiap hal positif kecil dalam hidup kita. Mungkin memang kecil, namun seperti halnya celengan kosong yang kita isi dengan satu atau dua koin setiap harinya, celengan tersebut akan penuh dan menguntungkan kita pada akhirnya. Sama seperti setiap kita memenuhi diri kita dengan hal positif kecil setiap harinya. Makin lama mood kita akan lebih mudah naik dan perasaan kita akan terus bertambah lega, bahagia, dan lebih percaya diri.

References

Hanson, R. (2014). Hardwiring happiness: How to reshape your brain and your life. London ; Sydney ; Auckland ; Johannesburg: Rider.

Hanson, R. (2018, July 29). Take in the Good. Retrieved from https://www.rickhanson.net/take-in-the-good/

Leave a Reply